Hubungan Masalah Emosional Dengan Kesehatan Tubuh

Masalah-masalah emosional yang dibiarkan berlarut-larut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.  Ini dapat terjadi karena emosi merupakan respon yang muncul dan terjadi bukan hanya dalam pikiran, tetapi juga pada tubuh kita.  Tubuh kita akan memberikan respon terhadap apa yang kita pikirkan dan kita rasakan.  Ada saling keterkaitan antara tubuh dan pikiran.  Emosi-emosi negatif yang muncul diketahui berpengaruh terhadap irama nafas, detak jantung dan tekanan darah, serta peningkatan hormon-hormon tertentu dalam tubuh kita.  Jadi, masalah-masalah emosional bukan hanya mempengaruhi kesehatan kita secara mental tetapi juga secara fisik.

Apa saja masalah-masalah emosional yang dipercaya erat hubungannya dengan gangguan-gangguan kesehatan ?

Berikut merupakan tanda-tanda fisik yang mengindikasikan bahwa kesehatan emosional kita mengalami ketidak-seimbangan, diantaranya adalah :

  • Nyeri Punggung (Bagian belakang)
  • Perubahan nafsu makan
  • Nyeri di dada
  • Gangguan buang air besar atau diare
  • Mulut kering
  • Kelelahan ekstrim
  • Nyeri dan sakit general
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah tinggi
  • Insomnia
  • Masalah seksual
  • Gangguan pernafasan
  • Gangguan perut
  • Masalah berat badan

Buruknya kesehatan emosional dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, yang membuat kita lebih mudah terserang flu dan infeksi lain selama masa-masa sulit secara emosional.  Saat kita merasa stress, gelisah, atau marah, kita mungkin tidak terlalu memperhatikan kesehatan kita sebagaimana mestinya.   

Menurut Charles Goodstein, MD, seorang professor di bidang psikiatri yang juga presiden dari The Psychoanalytic Association of New York, mengatakan bahwa otak kita memiliki keterkaitan yang erat dengan sistem endokrin yang mensekresikan hormon-hormon atau kimiawi yang bisa memiliki pengaruh yang sangat besar pada kesehatan emosional.  Pikiran dan perasaan yang muncul di dalam pikiran dapat mempengaruhi pelepasan hormon-hormon dari sistem endokrin, yang mempengaruhi banyak hal atas apa yang terjadi pada tubuh kita. 

Selain itu, dipercaya emosi-emosi tertentu berhubungan dengan gangguan-gangguan kesehatan tertentu, misalnya :

  • Kemarahan berhubungan dengan sakit punggung

Ini terkait dengan sebuah hasil penelitian bahwa amarah bisa mengaktifkan jalur saraf yang membawa ketegangan mental menuju otot-otot yang mengelilingi tulang bagian belakang.

  • Kesepian berhubungan dengan tekanan darah tinggi

Orang yang sering merasa kesepian cenderung akan mengalami tekanan darah tinggi, bahkan hingga dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

  • Depresi berhubungan dengan kanker

Orang yang sering mengalami kondisi depresi berisiko 69 % lebih besar terkena kanker dibanding orang yang tidak atau jarang mengalami depresi.

  • Pesimisme berhubungan dengan stroke

Pikiran yang selalu dikelilingi hal-hal negatif bisa merusak pembuluh darah serta dapat mengganggu bagian sistem saraf yang mengontrol detak jantung, yang dapat memicu seseorang terkena stroke.

  • Kecemasan berhubungan dengan demensia

Kecemasan bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami demensia. Ketegangan mental merupakan penyebab utamanya, dimana kondisi tersebut bisa meningkatkan hormon glukokortikoid, yang apabila seseorang kelebihan hormon tersebut, maka pusat memori akan menciut dan sel-sel otak akan mati.

Oleh karena itu maka sangat penting bagi kita memiliki pengendalian emosi yang baik, agar kita dapat lebih mempertahankan kesehatan fisik dan mental kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.